Langsung ke konten utama

PPN ( Pajak Pertambahan Nilai)

 

Halo teman-teman sekalian, Apa kabar hari ini?

Okk.. besar harapan saya teman-teman sekalian selalu sehat san sukses dalam segala hal.

Penulis : Kristo sapang

 

   

Akhir-akhir ini, kata “ minyak Goreng, Penambahan Masa jabatan menjadi 3 periode dan kenaikan PPN” menjadi trending topik di berbagai media. Mulai dari Pelajar SMU, mahasiswa, Emak-emak, sampai Emak-emak yang ngakunya mahasiswa, ikut menyuarakan ini minggu kemarin di Jakarta. Sepertinya ini sangat penting untuk dibahas, berbicara soal harga barang yang naik sebelum lebaran mungkin sudah menjadi lumrah di negeri +62 ini.

 wajarlah harga barang naik, kan bentar lagi lebaran”

 kata tetangga saya.

Sudah mari kita kasih sekat agar tidak memabahas soal kenaikan harga minyak goreng lagi Karena bentar lagi lebaran, benar kata tetangga saya.

“ seruput dulu kopinya sambil makan pisang Goreng!”. heheheheh

Unjukrasa karena penambahan masa jabatan 3 periode, ini terlalu konyol gays ketika Mahasiswa/i dan persatuan Emak-emak yg gagal paham dan mudah digombal melakukan unjuk rasa soal ini, saya rasa ini sangat gelih, kocak dan uuhhhh.....yah.. kita semua sudah pahamlah soal ini, mari kita skip saja yah..

Saya ingin fokus ke PPN saja ya gays...

PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

Berbicara soal PPN mungkin tidak asing bagi kita, mungkin hampir setiap hari tulisan PPN ini ada dalam genggaman kita, lalu kita remuk dan menaruhnya di tong sampah ( receipt/struk belanja) terlebih kaum milenial yang suka membeli teh pucuk atau floridina di indomart, alfamart dll.

Ada yang pernah beli teh harga 4.000 dan pas meja kasir total bayar menjadi 4.400 atau 4.440 ?

Mbak? Gak keliru kembalianya?

Itu sudah benar Mas, sudah Include PPN.

PPN?

Mungkin dantara kita ada yg masih bingung dengan istilah PPN, Bagamana cara hitungnya, dan apa fungsinya, oleh karena itu pada kesempatan ini Penulis ingin menyuguhkan tulisan sederhana dengan nuansa berbeda pada blog ini, kalau sebelumnya kita berimajinasi tentang “kisah cinta antara Nimbar dan Paen, Asal -usul ringgi dalam ceritra rakyat Manus” dll maka Pada kesempatan ini, mari kita sedikit mengorek sedikit mengenai PPN.

Catatan : tulisan ini ibarat hanya seutas benang kecil dari selembar kain  besar tentang PPN, jadi untuk Pakar atau orang-orang yang sudah paham tentang Perpajakan khususnya PPN, saya sarankan untuk kembali ke beranda saja.wkwkwk...

Pengertian PPN

PPN adalah pajak yang dikenakan setiap transaksi jual beli barang atau jasa pada wajib pajak dengan status PKP ( Pengusaha Kena Pajak). PPN merupakan jenis pajak konsumsi atau dalam bahasa inggris disingkat menjadi VAT (Value Added  Tax).

PPN merupakan jenis pajak yang tidak langsung.

Disebut tidak lansung karena pajak ini disetor oleh pihak lain yang bukan penanggung pajak.

Contoh : Saya membeli teh pucuk di Supermarket dan harganya sudah include PPN, pada kasus ini, secara tidak langsung saya sudah membayar pajak kepada negara karena melalui pihak supermarket tadi, jadi bukan supermarketnya yg membayar PPN tetapi saya sebagai Konsumsi akhir yg membayarnya, jadi PPN ini adalah pajak yg dibayar melalui prantara. Ada aturan baru ya gays, Pada bulan april 2022 ini, Pelaporan PPN ( oleh pihak PKP, wajib sebelum tgl 15 pada bulan berikutnya).

Cara menghitung PPN

Saya Membeli Teh pucuk di super market, harga teh pucuk 4.000 ( belum include PPN), dimeja kasir saya diminta untuk bayar 4.440

kok bisa?

Harga teh Pucuk 4000+11%=4.440

Jadi dasar Pengenaan pajaknya (DPP) 440 ya gays, jadi dengan harga 4.440 sudah include PPN,

Sipp... kita sdh bayar pajak yah.

Kesimpulan: ketika kita membeli teh pucuk dengan harga 4000 ( blm include PPN) kita membayar 4.440 itu artinya kita membayar pajak sebesar 440, kepada Negara.

Pada bulan april 2022 tarif PPN ini naik yang semula 10% menjadi 11% sesuai peraturan Undang-undang No. 7 TA 2021, Tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) Mengamanatkan kenaikn 1% PPN menjadi 11 %

Fungsi PPN

Fungsi PPN tidak berneda dengan jenis pajak lainya, yaitu sebagai Sumber Pemasukan Negara untuk Memenuhi kebutuhan Rumah tangga Negara itu sendiri, baik itu dibidang infrastruktur ataupun kebutuhan lainya.

Secara sederhan kurang lebih seperti itulah pengertian, Penerapan dan cara perhitungan PPN, jadi jika banyak pembaca yang tertarik seputar Perpajakan maka di edisi berikutnya penulis ingin membahas seputar Applikasi E-taxinvoce. 

Jadi, jangan bingung lagi yah, kalau harga barang di Pricelist tdk sesuai dengan yang kita bayar saat dikasir, tetapi  bukan berarti kita tidak boleh menghitungnya lagi. yah.. untuk mengetahuinya pakai cara tadi!

Ditunggu yah.. komentar dari teman-teman..Terimakasih

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Segenggam Mawar untuk Mu " Ene' Paulina"

Istirahat dalam Damai Ene' Daku, Ene Paulina   Ene Paulina.. sedikit enggan kuambil segenggam mawar untuk menabur dipusara mu, tanda ketidakmampuan saya menerima semua ini, itu semua karena saya masih sangat membutuhkan mu, namun apalah daya Kuasa Tuhan lebih sempurna diatas segalah-galahnya, Alfa omega , inilah kata-kata yg menguatkan saya. Dalam permenungan kutulis sedikit isi hati saya ini agar melempiaskan segala rindu yg tak berujung ini, meskipun air mata penuh dipipi, lewat Doa Mu, kuatkan saya... Ene' Paulina, Apa kabar mu diasana? Hingga saat ini saya masih belum terlepas dari belenggu rindu yg mengikat hati ku ini, saya belum terima bahkan tidak sanggup membayangkan kenyataan ini, Selasa 31 Mey 2022, adalah sejarah yg sangat menyayat hati saya, tidak ada tanda atau apapun sebelumnya, pagi itu saya bersiap- siap untuk berangkat kerja, melihat cucu mu Jiovanni yg makin hari makin bertumbuh dan berkembang membuat semangat saya untuk bekerja semakin menggebu.  Jam 7:39...

MAWAR TEPI JURANG

Untuk mu mawar di tepi jurang, engkau yg mekar dalam diam, sunyi sepinya rimba perlahan engkau tebar aroma, senyapnya malam ditemani rembulan adalah saksi setia setiap ujung kuncup yg kau buka.. Aku terkagum dengan mu, hati ku terbuai melihat indahnya warna mu, warna yg cerah indah tanpa polesan, pernah sekali kutampar pipi ku saat pertma menemukan mu, bertanya dalam diri apakah aku sedang bermimpi? Engkau sunggu mekar diujung jurang dan rimba yg hanya menjadi penikmat sepasang mata yg lewat. Ruas-ruas halus setiap ujung kuncup mu adalah tanda ketulusan dan betapa berharganya kehidupan bagi mu. Gelora jiwa yg kian membara memaksa kaki untuk melangkah Apalah daya.. Mudah dilihat tapi sulit disunting, itulah Isyarat kata tenang  mu, andai kutahu sejak itu, akan kugapai seutas tali untuk memindahkan mu ke pot teras rumahku, itulah pikiran ku, entah mengapa engkau kini sudah mekar.. mekar memang memanjakan mata tetapi menghancurkan niat dan harapan. Sebagai sesama ciptaan nya, aku hany...

Romansa diujung senja

  Kututup sejenak kedua mata Berusaha membuka kenangan Waktu itu diujung senja Ku pegang jemari tangan mu untuk yg pertama kali Senyum tipis dibibir merona Engkau sedikit malu-malu untuk menolak Namun cahaya mata mu tak dapat terhelak Kutahu engkau sedang jatuh cinta Akupun tak kalah, jantung berdebar tak tentu arah Untuk pertama kali aku parah termabuk asmara Langit merona nan awan putih berarak dilangit menjadi saksi perjumpaan itu Burung-burung menari dilangit senja Seakan bersukaria melihat kita berdua Raja siang tak mau kalah  walau perlahan kembali ke sarang Ia tetap setia memancarkan cahaya Diufuk barat cahaya merah merona, menambah hangatnya suasana Hangat bagaikan asmara yg membuat kita mabuk bersama Diujung senja kita mengikat janji, untuk hidup bersama hingga nanti Aku sungguh ingin bersama mu, nona manis yg telah lama hadir dalam mimpi Trimakasih untuk waktu yg singkat ini. #just in illution Kristo sapang